Prediksi Judi Bola Mgmcash88 Uruguay Tak Akan Diperkuat Luis Suarez

Pada fase grup Copa Amerika, Uruguay urung diperkuat penyerangnya Luis Suarez yang mengalami cedera hamstring saat membela Barcelona di final Copa Del Rey. Namun kapanpun dia siap, tim akan menurunkannya.

Kabar buruk menimpa timnas Uruguay yang akan berlaga di kompetisi Copa Amerika awal Juni mendatang. Skuat yang diarsiteki Tabarez tersebut terpaksa menunggu hingga penerima sepatu emas musim 2015/2016 tersebut pulih dari cedera. Prediksi bola skuat ini bisa saja timpang karena pada kompetisi sebelumnya sangat mengandalkan sang pemain, apalagi musim ini dia menunjukkan performa luar biasa bersama La Blaugrana.

Prediksi Judi Bola Mgmcash88 Uruguay Tak Akan Diperkuat Luis Suarez

Prediksi Judi Bola Mgmcash88 Uruguay Tak Akan Diperkuat Luis Suarez

Dari hasil diagnosa dokter tim Barcelona Alberto Pan, Suarez harus menepi setidaknya tiga pekan, jika melihat jadwal Copa Amerika, maka dia akan absen selama fase grup berlangsung. Namun Pan mengungkapkan bahwa usai menjalani pemulihan, Suarez akan langsung berangkat ke Amerika untuk memperkuat Uruguay. Bahkan Pan mengaku sudah berkoordinasi dengan Tabarez, dan sang pelatih setuju untuk memainkan Suarez di laga apapun ketika pemain 29 tahun ini sudah pulih 100 persen, kemungkinan lanjut Pan Suarez bisa dimainkan Uruguay pada fase gugur pertengahan Juni mendatang.

Sejauh Mana Peran Luis Suarez Untuk Uruguay Dari Prediksi Bola?

Pemain yang lahir di Salto Urugay 29 tahun lalu tersebut bukanlah sosok baru di tengah skuat timnas Uruguay. Dia sudah memperkuat Timnas ini sejak tahun 2007 silam. Dari 77 laga yang dimainkannya bersama La Celeste pemain yang dijuluki El Pistolero ini sudah mencetak 38 gol fantastis, dimana sebagian besar memenuhi prediksi bola karena merupakan penentu kemenangan tim atas sejumlah skuat negara favorit juara sepakbola. Salah satunya adalah saat final Copa Amerika tahun 2011 dimana dia menumbang satu gol untuk kemenangan 3-0 atas Paraguay. Sebagai pemain yang mencetak gol terbanyak, dia juga dianugerahi gelar man of the tournament.

Selain berprestasi saat bersama Timnas Uruguay, perjalanan karir seorang Luis Suarez juga terbilang sangat fenomenal. Memulai debut karir profesional sepakbolanya bersama klub Nacional dan mencetak 10 gol dari 27 penampilannya. Dan kegemilangan performanya berlanjut pada klub-klub lain seperti Groningen, Ajax, Liverpool, dan terakhir adalah saat bersama Barcelona sejak 2014 lalu. Dan musim ini termasuk musim terbaiknya di dunia sepakbola, karena selain luput dari masalah “kriminal” di lapangan yang sering diidentikkan dengan dirinya pasca gigitan mautnya pada pemain lawan beberapa waktu lalu, dia juga dianugerahi berbagai gelar dan jadi top skor Liga Eropa.

Ketiadaan sosok Suarez dalam timnas Uruguay di Copa Amerika otomatis pelatih Tabarez harus memusatkan perhatian untuk mencari pengganti. Namun memang berdasarkan prediksi bola tak ada yang sekualitas El Pistolero, yang musim ini saja sudah mencetak 59 gol dari 53 laga, plus 22 assist. Sementara para striker yang akan menggantikannya, tak ada yang mencapai torehan hasil setara. Edinson Cavani hanya mengukir 25 gol dari 52 laganya, plus 6 assist, sementara Abel Hernandez yang membela klub Hull City hanya menyumbangkan 21 gol dari 42 laganya, serta 4 assist. Dan Stuani serta Rolan malah lebih buruk lagi karena musim ini hanya menyumbang 10 gol untuk klub masing-masing.

Menurut Prediksi Bola, Meksiko Adalah Lawan Terberat Uruguay Di Fase Grup

Berada di grup C Copa Amerika bersama Meksiko, Jamaika, dan Venezuela, kesempatan Timnas Uruguay untuk menjadi pemuncak grup cukup terbuka lebar, namun memang Meksiko merupakan tim yang akan jadi lawan terberat. Bukan saja dari segi performa tim, namun jam terbang dari timnas yang satu ini terbilang cukup tinggi. Untuk kompetisi sekelas Piala Dunia saja Meksiko sudah pernah bersaing sebanyak 15 kali, dengan hasil maksimal masuk babak perempat final serta sembilan ikut kompetisi Copa Amerika. Tapi jangan salah, meskipun baru ikut 13 kali piala dunia, Uruguay pernah menang sebanyak dua kali. Dan di ajang Copa Amerika saja Uruguay sudah memenangkan 15 trofi.

Yang akan menjadi masalah adalah pemain yang akan berjuang di lapangan hijau. Sebab Meksiko memiliki sejumlah pemain yang sudah terbukti kualitasnya beberapa musim terakhir, terutama Chicharito yang membela Bayer Leverkusen di Bundesliga Jerman yang disebut-sebut akan jadi seteru utama Luis Suarez di fase grup. Tapi mengingat Suarez bakal absen, maka prediksi judi online Chicharito bisa jadi membawa timnya ke posisi lebih baik ketimbang Uruguay, bersama duetnya Raul Jimenes yang juga gemilang bersama Benfica.

Sementara Venezuela sejak tahun lalu memiliki masalah internal yang masih belum berujung, bahkan di akhir tahun 2015 lalu sejumlah pemain Timnas ini tak mau bermain termasuk beberapa pemain bintangnya. Tentu hal ini akan sangat merugikan tim ini di gelaran Copa Amerika, apalagi pada tahun lalu,kebanyakan pemain muda tanpa pengalamanlah yang masuk skuat utama sehingga membuat hasil kurang memuaskan yang dicapai. Jamaika sendiri boleh dibilang tidak diunggulkan, karena memiliki performa kurang maksimal, bahkan beberapa waktu lalu dibabat habis oleh Korea Selatan dalam kualifikasi Piala Dunia 2018.

Kiper- Kiper Grup B Membuat Prediksi Bola Unggulkan Uruguay

Selain taktik jitu dari pelatih serta kehebatan pemain lini depan hingga bek yang akan menentukan kualitas tim grup C Copa Amerika 2016, yang diisi oleh Uruguay, Meksiko, Jamaika, dan Venezuela, keperkasaan kiper menjaga gawang di prediksi judi bola juga merupakan hal yang mutlak harus dimiliki tim. Dan hingga saat ini, bisa terlihat bagaimana pergerakan empat tim ini untuk mengumpulkan poin terbanyak agar mampu melangkah ke babak selanjutnya.

Berdasarkan rangking yang dikeluarkan FIFA, penjaga gawang Uruguay Fernando Muslera memiliki rating tertinggi yaitu 82, dengan kemampuan menembak 80, passing 75, dribbling 86, dan  mempertahankan areal 60. Sementara total skornya mencapai 1007. Tak salah jika sang pelatih memasangnya sebagai kiper utama. Sementara kiper Meksiko Guilhermo Ochoa memiliki rating 80, dengan total skor 842, dia unggul dari Muslera dalam urusan passing dan dribbling sehingga akan jadi pertandingan yang sangat menarik ketika kedua tim bertemu di babak penyisihan grup awal Juni nanti.

Lanjut ke kiper Jamaika Andre Blake yang hanya memiliki rating 64, dari segala aspek penilaian dia juga berada di bawah Muslera maupun Ochoa, bahkan dari aspek mempertahankan gawang dia merupakan yang paling mudah dibobol ketimbang kiper lainnya. Sementara kiper Venezuela memiliki kapasitas yang hampir setara dengan Blake, namun dari segi skor yang dikeluarkan FIFA, kiper yang satu ini menghimpun skor paling rendah, yaitu hanya 353 saja. Dengan melihat skill dari masing-masing kiper, memang terlihat jelas siapa yang akan mendominasi pertarungan grup C. Paling tidak, kalaupun Uruguay tanpa Suarez, namun tim akan mudah berada di posisi runner up menemani Meksiko ke babak lanjutan.

Wajar saja jika suporter timnas Uruguay diliputi kecemasan jelasng Copa Amerika, karena dilihat dari berbagai sisi, Meksiko lebih superior ketimbang La Celeste, tapi setidaknya ketika Suarez sudah sehat, akan terlihat perubahan signifikan di lini depan tim. Dan prediksi sbobet tetap akan mengacu pada bagaimana laga berlangsung nanti.